Ya Allah, terlalu kotor diri ini untuk menyentuh Mu. Tapi pada siapa aku harus menghambakan jiwa ini di sudut bumi yang kian memanas?. Kemana lagi harus kugantung resah ini di sisi hidup yang kian tak bermakna. Aku cemburu pada mereka yang hatinya kau tetesi hidayah, aku cemburu pada mereka yang kekayaannya terlapisi berkah dan aku teramat cemburu pada mereka yang kehidupannya disinari Iman. Aku ingin seperti mereka, Ya Allah... Aku ingin, meski terlalu kecil jiwa ini di hadapanmu. Terlalu hina diri ini di kakiMu. dan terlalu jauh hati ini dari tanganMu. Jangan jadikan aku bagian dari orang2 yang aku ingin marah ketika mereka menjauhiMu, mengabaikan perintah2Mu padahal mereka berkata bahwa mereka percaya hanya Enggkaulah pemilik segala yang ada di bumi dan langit ini.

12.17.2008

SILAHTURROHMI





Allah Ta'Ala berfirman :
"bertaqwalah kepada Allah, dimana engkau bisa meminta dengan Nama-Nya, (dan takutlah memutus-kan silaturahmi." (QS.4 An Nisa : 1)


Maksudnya : Takutlah kalian memutuskan hubungan silahturahmi.
Allah Ta'Ala berfirman :
Apakah kamu mengira akan membuat berkusa jika kerusakan di muka bumi dan memutuskan silahturohmi! Mereka adalah yang di kutuk oleh Allah, Dia menulikan telinga mereka dan membutakan pandangan mereka. ( QS. 47 Muhammad 22-23)

Allah Ta'Ala berfirman :
“Orang-orang yang memungkiri janji Allah setelah pejanjian kuat, dan memutuskan apa yang di perintah Allah untuk menghubungkan, dan mereka yang berbuat kerusakan di bumi : Bagi mereka adalah kutukan dan jelek-jeleknya tempat (neraka)."(QS.13 Ar Ra'd : 25)

dikeluarkan oleh Imam Syaikhan, melalui Abu Hurairah ra. bahwa Nabi saw bersabda :
Sesungguhnya Allah Ta'Ala menciptakan mahluk, setelah selesai mereka berdiri dan saling berhubungan sanak famili, mereka berkata : Inilah saatnya orang mohon perlindungan-Mu agar tidaak putus silahturahmi.

Allah Ta'aAla berfirman :
Benar.
Tidakkah merasa puas bila aku menghubungkan orang yang berhubungan denganmu, dan memutuskan orang yang memutuskanmu!
Para sanak famili berkata: "Benar"
Allah Ta'Ala berfirman :
Demikian ini untukmu'. Kemudian Rasulullah saw bersabda : "Kalian baca surat yang kalian kehendaki..." (QS.47:22-23) sebagaimana yang tercantum.

Kata Imam Tirmidzi hadist hasan shaheh, dan kata Ibnu Majah dan Imam Hakim hadist dengan sanad shaheh : ialah melalui Abi Bakrah ra. katanya mendengar sabda Nabi saw:
”Tidak ada dosa yang paling besar di dunia yang di simpan Allah buat pelakunya di akherat dari dosa penganiyaan dan memutuskan hubungan sanak famili.

0 comments:

Posting Komentar

 
© 2008 Por FakThuL JannaH